Adakah Cinta Sejati Itu Wujud Dalam Islam?

Oleh: Zuzu Yasmine

Dalam kehidupan cinta sejati itu telah diceritakan dari mula kehidupan sehingga sekarang. Cinta sejati itu datang dengan pelbagai variasi. Sama ada sanggup menggadaikan nyawa mahupun maruah demi mengejar cinta sejati ini. Tapi dalam pelbagai variasi cerita itu, pasti ramai yang masih tertanya-tanya bagaimana cinta sejati itu.

Cinta itu melibatkan satu perasaan yang ada dalam diri setiap insan. Ia satu perasaan yang telah dicipta oleh Allah s.w.t dalam jiwa hambanya. Tapi maksud cinta sejati itu sendiri masih belum dapat dijelaskan dengan mudah melalui kata-kata. Tetapi di dalam Allah s.w.t telah berfirman di dalam beberapa ayat yang menunjukkan bagaimana cinta sejati itu sebenarnya.



Dalam Islam, cinta itu adalah saling menyayangi antara satu sama lain. Cinta yang ada itu tidak timbul disebabkan, harta, rupa, warna kulit dan kedudukannya. Tapi ia timbul dengan sendirinya.
Menurut firman-Nya dalam Surah Al- Hujurat ayat 13:


“Wahai manusia, sesungguhnya Kami telah menciptakan daripada kamu sekalian dari seorang laki-laki dan perempuan. Dan menjadikan kamu semua bersuku-suku dan berbangsa-bangsa, karena agar kamu semua saling mengenal satu sama lain…”

 

Allah telah memberi satu perasaan setiap hambanya yang penuh rasa cinta dan kasih terhadap manusia di dalam pelbagai bentuk yang berlainan antara satu sama lain.

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal soleh, Allah SWT yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang akan menanamkan satu jika di dalam hati mereka iaitu rasa kasih sayang.” (Surat Maryam, ayat 96).

Setiap manusia yang ada di muka bumi ini telah diciptakan pasangannya. Tidak kiralah bagaimana tingkah laku seseorang itu. Setiap orang mempunyai jodohnya tersendiri.

“Wanita-wanita yang tidak baik adalah untuk laki-laki yang tidak baik, dan laki-laki yang tidak baik adalah untuk mereka para wanita yang tidak baik pula. Sedangkan wanita-wanita yang baik adalah mereka untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik adalah mereka untuk wanita-wanita yang baik pula.” (Surah An-Nur, ayat 26).


Maka cinta sejati itu diakhiri dengan satu ikatan yang sah iaitu perkahwinan yang menjanjikan kesenangan hidup seperti murahnya rezeki seseorang itu walaupun ia di dalam kemiskinan.


“Dan menikahlah mereka orang-orang yang masih membujang di antara kamu semua dan mereka orang-orang yang layak menikah dari hamba-hamba selayaknya yang laki-laki dan yang perempuan. Jika mereka dalam keadaan kekurangan (miskin), maka Allah akan memberikan kemampuan (harta) kepada mereka dengan segala karunia-Nya. Karena Allah Maha Luas Pemberian-Nya lagi Maha Mengetahui atas semua.” (Surah An-Nur 32).

Jadi cinta sejati itu wujud cuma bagaimana caranya kita memperlakukan sesebuah hati dan perasaan agar menjadi satu cinta yang sejati. Walaupun hati itu telah dilukai didalam pencarian yang panjang. 

Anda masih keseorangan?

1,050,000 orang sudah mendaftar di Baituljannah.com, sebuah platform cari jodoh muslim dan hampir 10,000 pasangan sudah melangsungkan perkahwinan.


Saya merupakan seorang
- pilih -

Mencari calon pasangan
- pilih - berumur

25 - 40 tahun

Artikel Lain

Tinggalkan Komen